Aug 01 2008

Impian? ya….. tinggal Impian

Published by Amir Hamzah at 10:49 am under Education

Pagi ini saat saya membaca SK Kompas (Jumat, 01/08/2008) pada halaman pertama, hati saya sangat sedih melihat sebuah judul “2.894 Kursi Jurusan Pertanian Kosong” pada kolom SNPTN. Diberitakan bahwa, “Seleksi nasional masuk perguruan tinggi menyisakan 2.894 kursi kosong pada program studi pertanian dan peternakan di 47 perguruan tinggi negeri, ….. ”.

Bagaimana tidak hati saya merasa terpukul, baru saja menyelesaikan pembuatan forum AGRO yang dibuat dengan kesadaran tanpa mengharapakan sesuatu imbalan tertentu, dibuat dengan segala keterbatasan, yang diharapkan sebagai wahana diskusi berbagi ilmu, pengalaman dan kerjasama bagi para petani, pedagang, pemerhati, akademisi, peneliti, pengusaha, birokrat juga bagi mereka yang ingin bergelut di dunia agribisnis. Ternyata lambat laun, mudah2an tidak, menurun minat kaum muda terhadap bidang pertanian.

Disisi lain ini menjadikan barometer bagi saya, kalau memang benar minat kaum muda sudah menurun tentunya forum ini juga akan kurang atau tidak diminat.

Impian saya? ya… tinggal impian. Mimpi saya, negara kita selalu disebut negara agrasis, pernah dikenal sebagai negara swasembada pangan, saya mantan PNS yang mencoba terjun didunia pertanian ingin layak hidup bisa mencukupi kehidupan keluarga anak istri.

Impian?…. Mimpi kali ye……

2 responses so far

2 Responses to “Impian? ya….. tinggal Impian”

  1. sarinaon 20 Sep 2008 at 9:33 am

    Salam kenal Pak,

    Saya baru mengenal situs pepaya beberapa hari terakhir ini, dikarenakan ketidaksengajaan pada waktu mencari info mengenai
    manfaat pepaya.

    Dulu saya juga pernah bermimpi untuk punya kebun buah sendiri, yang bermula dari kesukaan akan melihat buah2 yang bertumbuh sampai bisa dinikmati. Menurut saya sampai saat ini kebun buah, sayur dan bunga merupakan surga kecil di bumi ini. Bahkan saya sampai mengeluarkan statement, gak apa2 deh saya kerja jadi pemetik buah agar bisa menikmati tanaman2 tersebut.

    Pada saat saya menemukan situs-situs mengenai pepaya, impian yang sudah lama terpendam itu bangkit lagi. Tetapi saya tidak tahu dari mana saya harus memulai, dengan minimnya segala aspek baik dari segi pengetahuan, pengalaman, modal bahkan segala aspeknya.

    Begitu saya membaca artikel ini, saya merasa prihatin dengan kursi2 yang seharusnya menelorkan petani2 unggul malah kosong dan tidak diminati. Tetapi sebaliknya saya berminat tapi tidak ada kesempatan untuk itu, bahkan dengan minimnya pengetahuan saya masih tetap mempertahankan mimpi saya itu untuk direalisasikan sesegera mungkin begitu ada kesempatan dan kecukupan setidaknya dalam pengetahuan.

    Dengan adanya blog ini, saya mohon kebaikan dan kemurahan hati bapak dan rekan-rekan lain agar dapat berbagi pengalaman maupun pengetahuan bagaimana cara untuk memulai mengubah impian ini untuk menjadi nyata.

    Terima kasih,
    Sarina

      Salam Kenal juga Ibu Sarina,

      Keprihatinan Ibu sama juga dengan keprihatinan saya.
      Memang banyak yang bemula dari sebuah mimpi, sebagaiman mimpi ibu, juga mimpinya saya.
      Jadi, benar seperti yang ibu akan pertahankan terus mimpi ibu suatu saat mimpi itu menjadi kenyataan, tapi (mohon maaf) tidak akan “ujug-ujug” menjadi sebuah kenyataan, ini harus dilalui dengan berbagai upaya yang hampir dipastikan akan berhadapan dengan berbagai rintangan bahkan rintangan itu mungkin cukup berat. Dibeberapa tulisan saya sering saya sebut “jangan pernah berhenti berusaha dan jangan menyerah karena gagal serta harus berani melangkah” ini yang selalu saya coba tanamkan dalam diri saya meskipun cukup berat.

      Dengan berbagai keterbatasan baik ilmu maupun pengalaman, saya dengan tangan terbuka kepada ibu maupun siapa saja untuk berbagi dengan saya kapan saja, setiap saat saya dapat dihubungi baik langsung maupun tidak langsung.

      Terima kasih,
      Amir Hamzah

  2. Viliaon 15 Oct 2008 at 2:29 am

    Salam kenal Pak Amir :) .

    Saya kebetulan bukan petani, dan kurang mengerti tentang pertanian. Tapi saya cukup mengerti keprihatinan Pak Amir tentang minat anak muda terhadap pendidikan pertanian. Saat ini memang bisa dikatakan hampir di seluruh bidang, semuanya memprihatinkan.

    Baik pendidikan dan moral bangsa ini sedang dikeduk dan sebagai gantinya dijejali dengan berbagai ilusi dan dogma yang berlebihan akan hal – hal yang sebetulnya tidak penting.

    Tapi apalah mau dikata, saat ini percuma untuk mengeluh dan mengkritik. Tidak pernah ada gunanya dan tidak merubah apapun :) . Juga tidak ada gunanya menyalahkan peranan pemerintah atau siapapun, karena lagi – lagi tidak ada yg berubah.

    Karenanya memang hanya ini yg bisa dilakukan, masing – masing dari kita secara mandiri berusaha melakukan yg terbaik yg kita bisa, untuk saling berbagi dan saling membangun, minimal untuk orang – orang di sekitar kita. Intinya, lakukan saja. :)

    Dan satu lagi, jangan lupa menulis dalam bahasa Indonesia. Karena bagaimanapun saya yakin yg paling membutuhkan informasi justru adalah anak bangsa ini :) .

    Saya jadi teringat sebuah artikel yg saya baca dari situs Anand Krishna. Salah satu solusi agar bangsa ini bisa berdiri tegak dan mandiri adalah dengan menghentikan konsumsi makanan import dan hanya memakan produksi lokal dari tiap daerah. Bangsa ini harus kembali ke akarnya, pertanian dan kelautan, di mana sebetulnya di sanalah kelebihan kita terletak. :) Menarik sekali ya Pak.

    Semoga sukses Pak Amir & keluarga. Jangan pernah patah semangat, bersama – sama pasti bisa membuat bangsa ini jadi lebih baik. :)

    - Vilia -

      Salam kenal juga Bu Vilia, Terima kasih atas support dan perhatiaan.
      Betul sekali apa yang dikatakan Ibu, saya coba lakukan yang terbaik menurut saya baik di alam nyata yang saya sebagai petani juga di dunia maya melalui blog ini. Mudah2 bermanfaat.

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply


BUDIDAYA PEPAYA CALIFORNIA DIPEKARANGAN RUMAH
Papaya California Papaya California Papaya California Papaya California
Papaya California Papaya California Papaya California Papaya California
BUDIDAYA PEPAYA CALIFORNIA DI LAHAN PERKEBUNAN
Papaya California Papaya California Papaya California Papaya California

Recent Posts :

  1. Talkshow di Radio RPK FM “Memulai Usaha Dari Nol”
  2. Membuat Bibit Pepaya
  3. Jangan Sepelekan Gizi Pepaya!
  4. Peluang Masih Terbuka Lebar di Bidang Agribisnis
  5. Budidaya Pepaya California di Lahan Perkebunan (I)
  6. Mengapa Sebaiknya Pilih Buah Lokal dari Impor
  7. Bentuk Buah Antara
  8. Pemilihan Lokasi
  9. Menanam Pepaya California Dipekarangan Rumah (I)
  10. Bibit dan Benih Pepaya
  11. Terima Kasih Tabloid “nasari news”
  12. Oleh-oleh dari mengikuti Seminar “Langkah Jitu Memulai Bisnis dari NOL”
  13. Mengelola Usaha Jarak Jauh
  14. Pemupukan Tanaman Pepaya (II)
  15. Pemupukan Tanaman Pepaya (I)
  16. Syarat Ideal Tumbuh Tanaman Pepaya
  17. Membuat Benih Sendiri
  18. Parpol Bingung petani Tidak Bingung
  19. Turun, Minat ke Fakultas Pertanian
  20. Jadi Petani
  21. Menjawab Beberapa Pertanyaan Seputar Budidaya Pepaya
  22. Tingkatkan Konsumsi Buah dan Sayur Melalui Juice
  23. Jus buah vs Soft Drink
  24. Panen Buah2an di Kota Jakarta
  25. Perhatian Media Cetak terhadap Petani Luar Biasa
  26. Mudahnya Berkebun Pepaya
  27. Menjadi Angan2
  28. Menghianati Agrikultur
  29. Suara Petani
  30. Definition of Agribusiness
  31. Papaya, Papaw, Paw Paw, Mamao
  32. Hari Pangan Sedunia dan Kemandirian Petani
  33. Dari mimpi dan keprihatinan sampai dengan bangkitnya semangat Baru
  34. Antisipasi Usaha Agribisnis di Era Global
  35. Minat Studi Pertanian Menurun?
  36. Manajemen Agribisnis
  37. Impian? ya….. tinggal Impian
  38. forum AGRO
  39. Lowongan Pekerjaan
  40. STABILO
  41. Pensiun? Kenapa Takut
  42. Benarkah buah lokal kurang diminati?
  43. Orang Bodoh yang Beruntung
  44. Ramuan Anti DBD
  45. Nutrisi Buah Pepaya
  46. Manfaat Getah Pepaya
  47. Pepaya Sebagai Obat Kanker, Jerawat dan Telapak Kaki pecah2
  48. Pepaya Sebagai Obat
  49. Berkebun Pepaya
  50. Pemanfaatan Pepaya
  51. Papaya – Pepaya – Kates – Gedang
  52. Takut Berwirausaha
  53. Keluarga Ku
  54. Selamat Datang!

Recent Comments :


Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly. Visitor Sejak 01 Agustus 2009
free counters
Jasa komputer, pengetikan, setting, percetakan dll. Prima Electric: Perbaiki segala peralatan elektronik. UD Prima Agro