Sep 20 2007
Selamat Datang!
Assalamualaikum wr. wb.,
Salam sejahtera,
Saya merasa terhormat dan bangga Anda mengunjungi Blog saya yang sederhana dan jauh dari sempurna, saya adalah baru belajar menjadi petani yang telah memasuki usia pensiun dari Pegawan Negeri Sipil yang masih kuat mengangkat pacul. Harapan saya melalui blog ini kita dapat berkomunikasi dengan Anda dan siapa saja untuk bersilaturahmi, berbagi pengalaman, bertukar pandangan, dll.
Disamping hal tersebut diatas, blog ini saya gunakan untuk sarana latihan tulis-menulis mengingat semasa mengabdi di PNS sangat sedikit melakukan kegiatan tulis-menulis, oleh karena itu tulisan-tulisan saya di Blog ini sangat jauh dari sempurna, besar harapan saya kritik serta saran sangat diperlukan sebagai pembelajaran saya.
Wassalamualaikum wr. wb.
Jakarta, 21 September 2007
Amir Hamzah

































Barusan saya baca di SK Kompas 20 September 2007 hal. 30. pada kolom Ragam tentang “Usir Bosan di Masa Pensiun” Ini sepertinya sepele namun cukup menarik bagi saya.
Selamat ya, mudah-mudahan BLOG ini bisa menjadi tempat kita-kita bersilaturahmi. Sekali lagi selamat.
Saya sambut gembira, sekarang kita-kita rasanya semakin dekat aja. Salam untuk keluarga besar Rapiie.
aduh masa iya….bukannya dulu mang kerjanya di IT, yach potonya nyeremin tu poon pepaya…salam buat keluarga besar betty……
Mas, lokasi kebunnya dimana? Pengen juga berkunjung ke kebun pepayanya
sambil ngobrolin budi daya pepaya dan pemasarannya.
Saya ada rencana berkebun pepaya untuk persiapan pensiun!
Trims berat!
Wassalam-Iwan
he.. he..
om hamzah emang hade! mudah-mudahan usahanya makin maju… kali aja bisa dapet pepaya gratis..
Aya-Iin
Pak, tiada kata lain, saya salut. Saya ingin bekerjasama. Kakak sepupu saya sedang mengembangkan produk minuman dari daun pepaya. Daun yang kami gunakan adalah yg sudah tua atau kuning. Mungkin ini limbah untuk bapak tapi ini materi utama usaha saya. Apa Bapak mau bekerja sama? Mohon email ke saya. Website saya masih dalam pengembangan.
Trims
Bayu
Terima kasi Pak Frans Herbayu
Dengan senang hati bila Bapak ingin bekerja sama dengan kami, turut mensosialisasikan PEPAYA yang murah meriah mudah didapat kapan saja dimana saja dan mudah dibudidayakan.
Amir Hamzah
Selamat pak atas pepayanya…..
saya sekarang sedang penelitian pascapanen pepaya….
kalo boleh saya ingin berjumpa dan berdiskusi serta mengembangkan pepaya bersama bapak….
Hidup pepaya……
trims riko
Terima kasih Pak Riko atas kunjungannya di blog saya.
Saya sangat berharap atas hasil penelitian Bapak dan yakin sangat berarti bagi saya, mengingat usaha ini saya jalankan tanpa melalui studi, saya bermodalkan keyakinan dan keberanian, inipun masih saya sesali kenapa tidak dari jauh sebelumnya saya terjun di bidudaya Pepaya, namun tidak ada kata terlambat setelah menjelang pensiun baru memulai.
Dengan pintu terbuka selebar-lebarnya untuk Bapak kita dapat bertemu dan berdiskusi seputar pepaya, kita sosialisasikan buah pepaya yang murah meriah mudah diperoleh dimana saja kapan saja dan tidak kalah penting dari akar hingga batang dan daun juga getahnya sangat bermanfaat untuk kesehatan.
Salam,
Amir Hamzah
pak amir,
saya sangat terinspirasi sekali dengan blog anda ini saya punya lahan kosong melompong sebesar 1 hektar, sungguh rugi selama 5 tahun sudah didiamkan, saya kepingin sekali mengembangkan ini namun di daerah saya suplay air melimpah dan daerahnya bukan deerah dingin apakah masih mungkin pak.
saya di daerah pasuruan tepatnya banyubiru
saya kepingin sekali bertukar pendapat masalah bibit , dll
terutama paska panen nanti karena saya terus terang ga tau peta penjualan komoditi ini, klo berkenan saya bisa minta no kontak bapak via email.
terima kasih
Terima kasih Pak Amint,
Saya setiap saat dapat dikontak di sini.
Benar Pak Amint, peluang pasar khususnya buah pepaya masih cukup besar disamping itu biaya budidayanya relatif kecil.
Segera saja di berdayakan lahan tidur milik Bapak.
Terima kasih,
Amir Hamzah
Assalaamu ‘alaikum wr wb.
Salam kenal pak Amir. Saya nama Arwani. Profesi TNI. Kebetulan kita sejalan pak. Alhamdulillah saya sudah tanam papaya di kelapa nunggal sukabumi sebanyak 25 ribu lebih dg luas 12 ha lebih. Kalo bapak kesulitan barang untuk supplay pepaya insya Allah saya siap kerja sama saling menguntungkan dengan bapak. Hitung-hitung menambah persaudaraan dan silaturahmi.
Waaalaikum salam wr. wb.
Salam kenal kembali Pak Arwani. Senang sekali kita bisa ketemu dengan yang sejalan. Kembangkan terus Pak, peluang pasar masih cukup besar, saya pun akan terus dikembangkan, insya Allah tidak hanya pepaya, ada rencana Semangka, melon dan sayur-sayuran untuk menghadapi persiapan pensiun. Saya sangat senang dan pintu terbuka lebar untuk kita bekerjasama.
Wassalamualaikum wr. wb.
Amir Hamzah
Alhamdulillah pak. Ini awal yang bagus. Kalau nggak salah, bapak di wilayah bali ya? Atau ada cabang di jakarta dan sekitarnya? Karena selama ini pemasaran kami di wilayah jakarta. Selama ini saya lebih fokus di penanamannya. Pemasarannya sudah ada yang ambil dengan harga lokal. Kalau bapak punya cabang pemasaran di jakarta, saya sangat senang bekerja sama dengan bapak. Tapi lepas dari itu semua yang penting silaturahmi dan berbagi ilmu. Email saya arwani_ir@yahoo.com
Betul sekali Pak Arwani, yang terpenting SILATURAHMI. Secepatnya kita bisa “kopdar” istilah anak-anak sekarang. Insya Allah kopdar di kebun Pak. Arwani.
Insya Alllah sekitar bulan juni/juli 3000 pohon mulai panen, selanjutnya tambah 6000 bulan Agustus/September 10.000 Oktober 7000 Nopember. Jadi pada bulan Nopember 26.000 pohon, insya Allah berbuah serentak dengan rata2 perhari bisa 10 ton. Terserah pak Amir mau kapan kopdar. Apa cukup di jakarta lihat foto2 dan filmnya dulu. Atau langsung ke lokasi. Insya Allah tanggal 27 April 2008 pagi saya kesana. Kita bisa langsung ketemu di keluar tol ciawi.
Saat ini saya sedang penjajakan dengan para bandar di Ps. Keb. Lama, Ps. Pl. Gadung dan Bekasi.
Asalamualaikum, salam kenal, boleh tahu alamat email Bapak? saya ingin bersilaturahmi dan menjalin kontak yang baik dengan Bapak
Walaikumsalam,
salam kenal juga. Bapak bisa mengenal saya lebih jauh dan menghubungi alamat serta email saya di sini. Semoga kita bisa saling kontak dan bersilaturahmi.
Wassalam,
Amir Hamzah
Bung Amir;
Luar biasa… saya kagum. Saya hampir SETIAP PAGI sarapannya pepaya satu piring (kecuali jika stock habis)
Kapan saya diajak meninjau lokasi kebunnya??
Salam
IP
Suatu kehormatan yang luar biasa untuk saya Pak Imam berkenan mampir disini.
Lanjutkan terus kebiasaan mengkonsumsi pepayanya, disamping buah yang murah, meriah, mudah didapat dimana saja kapan saja juga sangat tinggi khasiatnya untuk kesehatan.
Setiap saat kapan saja bisa mengunjungi kebun saya di Banyuwangi Jawa Timur.
Salam sukses
Amir Hamzah
Kami dan keluarga mengucapkan selamat Idul fitri 1429 H. Minal ‘aidin wal faidin mohon maaf lahir dan batin.
arwani dan keluarga
Terima kasih, dengan ucapan yang sama, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Amir H dan keluarga
ass. wr .wb
salam kenal untuk pak Amir, akhir2 ini saya sangat sering membaca tulisan tentang pepaya. Dan saya sangat tertarik. Saya ada di Bengkulu pak, dan saya mempunyai 6 hektar lahan kosong yang tadinya mau saya tanami sawit atau karet. Tetapi saya sekarang setelah membaca banyak tulisan yang dari blg bapak ini salah satunya, saya berubah fikiran ingin menamam pepaya.
Yang ingin saya tanyakan:
1. dimana saya bisa memperoleh panduan penanaman pepaya.
2. Bagaimana dengan pemasarannya,
3. Saya mohon bantuan untuk mendapatkan link pemasaran.
4. Jenis pepaya apa yang paling baik untuk saya tanaman, Jamaica, california, atau IPB6
Atas segala bantuan saya haturkan terima kasih.
Hormat saya
Syaifullah
Selamat, luar biasa……. saya ikut bangga.
Blog dengan penataan dan pilihan warna yang begitu padu dan manis untuk dilihat.
sekali lagi – selamat untuk pak amir.
Terima kasih pa Syaukani atas pujiannya
Begitu pula sukses selalu untuk pa Syaukani
Wah, ini baru namanya persiapan yang matang untuk pensiun. Kalau ada waktu saya mau belajar dengan Pak Amir…
Terima kasih bu Maqdisa…
Saya yang harus banyak belajar sama ibu, ini kan hanya agar bisa survive kelak mengarungi pensiun nanti tanpa memiliki kemampuan dasar agribisnis.